Rabu, 04 Februari 2026 Logo Kemendikbud
Logo IKRA
Logo Unggul Logo Berdampak
INSTITUT KESEHATAN RAJAWALI

Wujudkan Generasi Sehat, Dosen Kebidanan IKES Rajawali Bekali Kader Kesehatan Kecamatan Andir Penanganan BBLR dan Teknik Menyusui

Tanggal: 28 Jan 2026

Thumbnail

BANDUNG – Sebagai bentuk nyata implementasi pengabdian masyarakat, dosen Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan (IKES) Rajawali, Bd. Diani Aliansy, S.S.T., M.Kes., sukses menyelenggarakan pelatihan bagi kader kesehatan di Kecamatan Andir, Kota Bandung. Kegiatan yang berlangsung di Gedung IPKM ini fokus pada peningkatan kapasitas kader dalam menangani bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan edukasi teknik menyusui yang benar.

Metode Kanguru: Solusi Efektif untuk Bayi BBLR

Salah satu materi utama dalam pelatihan ini adalah pengenalan Metode Kanguru (Kangaroo Mother Care/KMC). Metode ini merupakan intervensi sederhana namun sangat krusial bagi bayi BBLR karena dapat menjaga kestabilan suhu tubuh bayi melalui kontak langsung kulit ke kulit (skin-to-skin), meningkatkan berat badan, serta memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi.
Para kader tidak hanya menerima teori, tetapi juga mengikuti simulasi praktik agar dapat mendampingi warga di wilayahnya secara akurat, terutama bagi ibu yang memiliki bayi dengan kondisi khusus.

Dukungan Terhadap ASI Eksklusif

Selain penanganan BBLR, para kader diberikan materi komprehensif mengenai pentingnya ASI Eksklusif dan teknik menyusui yang baik. Hal ini bertujuan agar para kader dapat menjadi perpanjangan tangan tenaga medis dalam mengedukasi masyarakat, guna memastikan pemenuhan gizi awal bayi terpenuhi dengan optimal.


Sinergi Akademisi dan Masyarakat

Bd. Diani Aliansy menyampaikan bahwa kader kesehatan adalah "jembatan hati" antara layanan kesehatan dan warga. Melalui pelatihan ini, IKES Rajawali berharap setiap ibu di Kecamatan Andir merasa berdaya dan tidak berjuang sendirian dalam merawat buah hatinya.

"Kami berharap para kader dapat memberikan pendampingan yang lebih akurat kepada warga. Kerja sama ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap penekanan angka stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Andir," ungkapnya.

Kegiatan ini mempertegas komitmen Institut Kesehatan Rajawali untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Kota Bandung dalam menciptakan generasi penerus yang lebih sehat, tangguh, dan berkualitas.


Redaksi: Humas Institut Kesehatan Rajawali Sumber: Pengabdian Masyarakat Fakultas Kebidanan